QNET
  • PRODUK
    • Belanja Produk
    • oleh Gaya Hidup
      • Di Rumah
      • Di Tempat Kerja
      • Petualangan
      • Di Perjalanan
      • Fitness
    • Kategori
      • Rumah & Kehidupan
      • Perawatan Diri
      • Kebugaran
      • Nutrisi
  • TENTANG QNET
    • Tentang QNET
    • Media
  • PELUANG
    • Bisnis QNET
    • Sukses
    • Kepatuhan
  • RYTHM
    • Keberlanjutan
    • Komunitas
  • OLAHRAGA
    • QNET City
    • Kemitraan Lainnya
  • KONTAK
    • Jawaban QNET
  • Berlangganan
  • Kamus
  • Pemberitahuan Penipuan QNET
  • Peralatan
  • Kalender Penjualan QNET
Membaca: Apakah Kelas Menengah Menjadi “Orang Miskin Baru”? Ini Faktanya
  • Indonesia (ID)
    • Asia
      • Hong Kong (EN/ZH)
      • Malaysia (EN/MY)
      • Philippines (EN)
      • Singapore (EN)
      • Thailand (EN/TH)
    • Global (EN)
    • Africa (FR/EN/SW)
    • CIS (RU/UZ)
    • Turkey (TR)
    • MENA (AR/FR)
    • India (EN)
    • South America (ES)
QNET
  • PRODUK
  • TENTANG QNET
  • PELUANG
  • RYTHM
  • OLAHRAGA
  • KONTAK
Search
  • PRODUK OLEH GAYA HIDUP
    • Di Rumah
    • Di Tempat Kerja
    • Petualangan
    • Di Perjalanan
    • Fitness
  • PRODUK KATEGORI
    • Rumah & Kehidupan
    • Perawatan Diri
    • Kebugaran
    • Nutrisi
  • TENTANG QNET
    • Tentang QNET
    • Media
  • PELUANG
    • Bisnis QNET
    • Sukses
    • Kepatuhan
  • RYTHM
    • Keberlanjutan
    • Komunitas
  • OLAHRAGA
    • QNET City
    • Kemitraan Lainnya
  • KONTAK
    • Jawaban QNET
  • TAUTAN YANG BERHUBUNGAN
    • Jawaban QNET
    • Kamus
    • PeralatanNEW
    • Baru Bergabung di QNET
    • Belum Pernah Mendengar Tentang QNET
    • Melakukan Penjualan Pertama Saya
    • Membangun Tim Penjualan Saya
    • Berlangganan
  • KAWASAN LAIN
    • Global (EN)
    • Afrika (EN/FR/SW)
    • CIS (RU/UZ)
    • India (EN)
    • MENA (AR/FR)
    • Turki (TR)
    • South America (ES)
    • Asia
QNET > Berita > Apakah Kelas Menengah Menjadi “Orang Miskin Baru”? Ini Faktanya
Berita

Apakah Kelas Menengah Menjadi “Orang Miskin Baru”? Ini Faktanya

Pembaruan Terakhir January 23, 2026 6:16 am
QNET Official
Bagikan
4 Menit Bacaan
kelas menengah
Bagikan

Selama bertahun-tahun, istilah kelas menengah identik dengan kehidupan yang stabil: punya penghasilan tetap, mampu membeli kebutuhan dasar sekaligus sedikit kemewahan, serta merasa aman secara finansial. Kelas menengah bahkan sering dianggap sebagai simbol kemajuan ekonomi dan perkembangan masyarakat.

Contents
  • Apa Itu Kemiskinan?
  • Kenapa Kelas Menengah Semakin Sulit Bertahan
  • Bisakah Penjualan Langsung Membantu Kelas Menengah?
  • Harapan untuk Masa Depan

Namun, di tengah berbagai krisis global, inflasi, dan kebijakan pemerintah yang menaikkan biaya hidup, semakin banyak orang kelas menengah kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pertanyaannya: benarkah mereka kini menjadi “orang miskin baru”?

Apa Itu Kemiskinan?

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), seseorang dikategorikan “miskin” jika:

  • hidup dengan pengeluaran kurang dari US$2 / IDR 33.370 per hari
  • tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar manusia,
  • dan terhalang dalam memperoleh hak serta peluang.

Tapi faktanya, semakin banyak pekerja kelas menengah — guru, perawat, insinyur, hingga karyawan swasta — yang mulai mengalami kesulitan. Bahkan hal sederhana seperti berlangganan layanan streaming kini dianggap kemewahan yang harus dipangkas.

Fenomena ini bukan hanya di satu negara, tetapi juga di Amerika Serikat, India, Indonesia, Ghana, dan banyak wilayah lainnya.

Kenapa Kelas Menengah Semakin Sulit Bertahan

pexels ekaterina katrin bolovtsova 4049428 smaller
  1. Pendapatan Tidak Seimbang dengan Kenaikan Biaya Hidup
    Harga kebutuhan pokok, sewa rumah, hingga biaya sekolah melambung jauh lebih tinggi dibanding satu dekade lalu, sementara gaji tidak naik sepadan.
  2. Utang Semakin Menjerat
    Kartu kredit dan pinjaman jadi penopang hidup banyak orang. Akibatnya, gagal bayar semakin sering terjadi. Di Amerika Serikat, utang rumah tangga mencapai triliunan dolar, sementara di Nigeria banyak keluarga kelas menengah terjebak gagal bayar.
  3. Tabungan Hampir Hilang
    Tabungan darurat makin jarang dimiliki. Generasi muda ingin menabung, tetapi biaya hidup membuat hampir mustahil menyisihkan uang.
  4. Layanan Dasar Terasa Mewah
    Pendidikan swasta, layanan kesehatan berkualitas, dan hunian layak makin sulit dijangkau. Banyak keluarga harus memilih antara layanan publik yang terbatas atau swasta yang harganya melambung.
  5. Keamanan Kerja Melemah
    Pekerjaan tetap makin jarang. Banyak orang hanya mendapat kontrak jangka pendek, kerja paruh waktu, atau masuk ke sektor gig economy. Perkembangan teknologi dan AI semakin mengubah pola kerja tradisional.

Bisakah Penjualan Langsung Membantu Kelas Menengah?

pexels karolina grabowska 7283541 kaboompics com zayn

Ya! Direct selling (penjualan langsung) — model bisnis yang fokus pada pemasaran dan penjualan produk atau jasa langsung ke konsumen — telah lama terbukti sebagai platform untuk mencapai keberlanjutan finansial.

Di tengah iklim ekonomi sekarang, penjualan langsung menawarkan fleksibilitas, keamanan, dan dukungan berbasis komunitas. Hal ini memberi kelas menengah harapan dan arah baru untuk bangkit.

Menurut laporan tahunan 2024 World Federation of Direct Selling Associations (WFDSA):

  • saluran penjualan langsung global menghasilkan sekitar USD 167,6 miliar penjualan ritel di tahun 2023,
  • dengan hampir 103 juta distributor berkontribusi di seluruh dunia.

Angka ini menegaskan bahwa penjualan langsung bukan sekadar aktivitas pinggiran, tetapi peluang kewirausahaan global yang tangguh dan berkelanjutan.

Harapan untuk Masa Depan

Apakah kelas menengah kini menjadi “orang miskin baru”? Dalam banyak aspek, iya — tekanan finansial dan ketidakpastian membuat mereka berada di ujung tanduk. Tapi ini bukan akhir.

Dengan strategi yang tepat, keterampilan baru, serta dukungan komunitas yang solid, kelas menengah tetap bisa bertahan, bahkan berkembang. Direct selling hadir sebagai salah satu solusi nyata untuk membuka peluang penghasilan tambahan, fleksibilitas kerja, dan keamanan finansial yang lebih baik.

Mengenal Konsep Absolute Living
QNET, Penghargaan Pengalaman E-commerce Terbaik
Aksi Sosial QNET Indonesia Sepanjang 2017
5 Alasan Perempuan Menang di Network Marketing
Pemberdayaan Perempuan Melalui Penjualan Langsung
DITANDAbisnis qnetDirect SellingPenjualan Langsung Qnetqnet direct selling
Bagikan artikel ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel sebelumnya bazaar qnet indonesia QNET Indonesia Ikut Meriahkan Direct Selling Bazaar AP2LI: Komitmen Hadirkan Produk Eksklusif dan Edukasi Bisnis
Next Article penghargaan QNET Menguat dan Semakin Kuat: Penghargaan QNET yang Menampilkan Perjalanan Luar Biasa Kami
Tinggalkan komentar Tinggalkan komentar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jelajahi Produk QNET

E-Guard X

Aman dari Radiasi EMF

Jelajahi

Qberry

Suplemen Serat Harian Anda

Jelajahi

Bio Light 3

Terapi Cahaya Di Mana Saja

Jelajahi

HomePure Zayn

Bernapas Lebih Lega, Siang dan Malam

Jelajahi

Berita Terbaru

Harmoniq Soothe 04 1 426x304 1
Harmoniq: Patch Kebugaran Masa Kini untuk Fokus, Nyaman, dan Istirahat Lebih Baik
Kebugaran
April 22, 2026
Screenshot 231
Kenapa Asupan Serat Harus Meningkat Seiring Bertambahnya Usia?
Nutrisi
April 15, 2026
amezcua
20 Tahun Amezcua: Teknologi Kebugaran Menyeluruh yang Terus Berkembang
Kebugaran Produk
April 6, 2026
penjualan langsung
5 Cara Membuat Kesan Pertama yang Baik dalam Bisnis
Perawatan Diri Sukses
March 31, 2026

Tetap Terhubung

1.6MPengikutMenyukai
37.3KPengikutFollow
152KPengikutFollow
152KSubscribersSubscribe

Kebijakan

  • Penyataan Sangkalan AI
  • Kode Etik
  • Kebijakan & Prosedur
  • Kebijakan Privasi
  • Pernyataan Sangkalan
  • Kebijakan Media Sosial
  • Ketentuan Penggunaan

Daerah

  • Global (EN)
  • CIS (RU/UZ)
  • Africa (EN/FR/SW)
  • Asia (EN/ZH/MY/ID/TH)
  • MENA (AR/FR)
  • South America (ES)
  • Turkiye (TR)
  • India (EN)

Ikuti Kami

Facebook Youtube X-twitter Instagram
QNET berkomitmen untuk menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab, termasuk kepatuhan yang ketat terhadap hukum yang berlaku serta persyaratan peraturan yang berlaku.
© 2026 QNET. Semua Hak Dilindungi Undang-undang.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?