Di mana pun Anda bekerja termasuk di network marketing, ada peraturan, do and don’t yang harus dipatuhi.

Kenapa? Karena lewat peraturan tersebut, perusahaan atau bisnis bisa berjalan dengan lancar.

Seperti di QNET. Di perusahaan yang menggunakan sistem penjualan langsung (direct selling) ini, terdapat hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Seperti apa contohnya? Contoh hal yang tidak boleh dilanggar adalah menipu calon member baru.

Apa hanya itu? Tentunya tidak! Ada banyak hal do and don’t lainnya yang perlu Anda ketahui seperti di artikel berikut.

Yuk Kenalan Dulu dengan QNET!

Sebelum Anda tahu do and don’t di QNET, akan lebih afdol jika Anda tahu apa itu QNET Indonesia.

QNET merupakan perusahaan global yang menggunakan sistem direct selling (penjualan langsung) untuk menjual produk.

Perusahaan dengan pusat di Hong Kong ini memiliki cabang di lebih dari 25 negara yang ada di Asia dan Eropa. Di Indonesia sendiri, perusahaan yang sudah ada sejak 1988 ini masuk ke tanah air pada tahun 2001. Banyaknya cabang yang ada di seluruh dunia membuat QNET termasuk sebagai salah satu bisnis yang terpercaya.

“Ah QNET hanyalah perusahaan money game!”

Jika Anda beranggapan seperti itu, maka tanggapan Anda salah kaprah. Kenapa? Karena QNET menggunakan sistem direct selling dan menjual produk asli. Di sisi lain, QNET juga sudah memiliki nomor SIUPL dan menjadi anggota Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia.

Jika QNET adalah perusahaan money game, maka QNET tidak akan mendapatkan izin untuk membuka usaha di Indonesia.

Di sisi lain, QNET juga bukanlah perusahaan dengan skema piramida karena alasan berikut:

  • Memiliki produk dengan kualitas tinggi.
  • Harga produk sebanding dengan kualitas dan manfaat produknya.
  • Anda akan mendapatkan komisi dari penjualan produk dan bukan dari perekrutan member.
  • Memberikan peluang untuk sukses dan bukan peluang cepat kaya dalam waktu cepat.
  • Memiliki support system seperti pelatihan, business tool, support team.
  • Mempunyai kode etik dan semua member/bagian dari QNET wajib untuk mematuhinya.
  • Besar penjualan menentukan penghasilan yang Anda peroleh.

IRs Wajib Tahu Do and Don’t dalam QNET!

Secara umum dalam praktik penjualan langsung QNET, ada 4 tahapan yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Praktek penjualan.
  2. Mempromosikan tahapan kompensasi.
  3. Melakukan prospek ke konsumen.
  4. Dalam mendapatkan penghasilan.

Tahapan Pertama, Praktek Penjualan di QNET

Seperti yang Anda tahu, QNET menggunakan skema direct selling dan secara otomatis, Anda perlu melakukan pemasaran jaringan. Dengan begitu, peluang Anda untuk menjual produk juga akan semakin besar.

Di tahapan pertama dalam direct selling, ada hal yang boleh Anda lakukan, yaitu:

1. Cobalah Memposisikan Diri sebagai Konsumen

Sebelum Anda mulai menjual produk QNET, Anda perlu memposisikan diri Anda sebagai konsumen. Kenapa perlu? Untuk tahu apa yang konsumen Anda inginkan.

Anda bisa memposisikan diri sebagai konsumen yang sama sekali tidak tahu produk QNET. Dari sini, Anda memperoleh berbagai pertanyaan seputar QNET, misalnya:

  • Memangnya, apa itu QNET?
  • QNET punya produk apa saja, berapa harganya dan apa manfaatnya?
  • Kalau ingin bergabung, apa saja syaratnya?
  • Apakah QNET terpercaya?
  • Di mana bisa mencari tahu informasi tentang QNET?

Hal-hal di atas perlu Anda catat dan kemudian cari tahu. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan diri Anda lebih baik terutama saat bertemu dengan calon konsumen baru.

2. Perdalam Produk Knowledge Anda

Tak kenal maka tak sayang.

Pepatah tersebut juga berlaku untuk produk. Jika Anda tidak mengenal produk dengan baik, bagaimana Anda bisa memasarkannya ke orang lain?

Karena hal tersebutlah, Anda perlu memilih dulu, produk apa yang akan Anda pasarkan. Apalagi, QNET punya banyak produk mulai dari teknologi hingga personal care.

Setelah itu, pahami manfaat, plus minus produk dan segala sesuatu tentang produk tersebut. Dengan begitu, Anda akan lebih meyakinkan ketika mempresentasikan produk ke konsumen.

3. Gunakan Material dari QNET

Material dalam hal ini bisa berarti tools yang sudah disediakan QNET. Dengan begitu, presentasi produk Anda akan lebih meyakinkan dan Anda sendiri pun akan mendapatkan pembeli.

Dalam praktek penjualan, Anda tidak boleh melakukan hal ini:

  1. Menggunakan informasi palsu dan menipu.
  2. Melakukan sesuatu yang memicu kesalahpahaman dan ketidakadilan dalam penjualan.
  3. Tidak boleh melebih-lebihkan sesuatu, misalnya manfaat produk ke konsumen.

Tahapan Kedua, Mempromosikan/Mengenalkan Rancangan Kompensasi

Salah satu hal yang paling IR tunggu saat ikut bisnis QNET adalah kompensasi penghasilan. Benar kan?

Karena itu, QNET memberikan peraturan yang cukup tegas mengenai kompensasi. Apalagi, banyak oknum yang memberikan informasi palsu agar bisa mendapatkan anggota baru.

Maka dari itu, Anda sebaiknya melakukan hal berikut ini:

1. Menghadiri Training yang QNET Selenggarakan

Sebelum Anda menjelaskan tentang skema kompensasi yang ada di QNET, sebaiknya Anda menghadiri training lebih dahulu.

Lewat training yang QNET selenggarakan, Anda akan lebih tahu tentang skema kompensasi apa saja yang berlaku. Dengan begitu, Anda akan bisa meminimalisir kesalahpahaman dengan IR baru.

Memangnya, apa saja skema kompensasinya? Di QNET, ada 6 skema kompensasi yang perlu Anda tahu, yaitu:

  • Laba eceran.
  • Komisi langkah.
  • Komisi penjualan berulang.
  • Peringkat bulanan.
  • Bonus pemeliharaan peringkat.
  • Insentif sepanjang waktu.

2. Menggunakan Material dari QNET saat Presentasi

Ketika Anda mempresentasikan skema kompensasi ke IR baru, maka Anda perlu untuk menggunakan tools dari QNET.

Tools ini akan membantu Anda memberikan presentasi yang lebih meyakinkan dan sesuai dengan skema QNET. Dengan begitu, Anda akan lebih bisa memberikan presentasi yang lebih jelas dan calon IR pun akan mengerti.

Sebaliknya, Anda perlu untuk menghindari hal berikut saat mempresentasikan atau memberi tahu skema kompensasi QNET:

  1. Hindari untuk menjelaskan tentang skema kompensasi saat Anda tidak mengerti dengan pasti tentang tata caranya. Jika Anda melakukan hal tersebut, bukan tidak mungkin kesalahpahaman akan terjadi dan hal tersebut jelas akan merugikan semua pihak.
  2. Hindari untuk membuat presentasi Anda sendiri menggunakan bahan presentasi lain agar tidak mengakibatkan kesalahpahaman.

Tahapan Ketiga, Ketahui Prospek yang Anda Raih

Di bagian ini berkaitan dengan penjualan ataupun proses rekrut member baru. Di tahapan ini, Anda tidak boleh melakukan hal berikut:

Memikat atau merekrut downline di luar garis referensi dengan cara apapun. Dengan begitu, tidak ada lagi IR yang merasa terjebak saat bergabung dengan QNET.

Jangan menggunakan pernyataan palsu terkait dengan QNET. Mulai dari peluang bisnis hingga manfaat produk yang Anda tawarkan ke konsumen.

Sebaliknya, Anda perlu untuk melakukan cara berikut ini saat menjadi bagian dari QNET:

1. Ketahui Prospek dan Hargai Pendapat

Saat Anda melakukan penjualan langsung, Anda perlu tahu siapa calon konsumen yang akan Anda bidik. Misalnya, dari masyarakat golongan menengah ke atas. Setelah itu, Anda bisa menyusun cara untuk mendekati prospek yang Anda bidik.

Ketika Anda mencoba untuk menjelaskan QNET dan produknya, maka ada 1 hal yang harus selalu Anda pegang. Apa itu? Hargai pendapat dari orang tersebut.

Kenapa? Karena masing-masing orang memiliki cara penerimaan yang berbeda-beda. Jadi, dengan menghargai pendapat orang tersebut, Anda akan mendapatkan nilai plus tersendiri.

Siapa tahu setelah Anda menerima pendapat yang berbeda, Anda justru mendapatkan IR baru, iya kan?

Walaupun hasilnya bisa saja tidak sesuai keinginan, setidaknya Anda sudah mencoba dan mendapatkan koneksi baru. Anda pun masih bisa mencobanya lagi lain waktu.

2. Pahami QNET secara Menyeluruh

Ketika Anda memutuskan untuk menjadi bagian dari QNET, maka Anda perlu memahami QNET secara menyeluruh. Dalam hal ini, Anda perlu memahami tentang:

  • Produk, baik barang atau jasa.
  • Skema kompensasi.
  • Tata cara penjualan dan perekrutan.

Bagaimana jika tidak paham? Maka sebisa mungkin Anda harus memberikan informasi yang seakurat mungkin.

Anda bisa membaca kembali panduan atau bahkan bertanya kepada rekan IR lainnya tentang apa yang Anda kurang pahami. Dengan begitu, Anda bisa memberikan informasi yang terpercaya dan meminimalisir kesalahpahaman.

Tahapan Keempat, Mendapatkan Penghasilan

Setelah Anda melakukan penjualan semaksimal mungkin, maka Anda bisa mendapatkan penghasilan. Namun, ketika Anda menjelaskan ke IR baru tentang cara mendapatkan penghasilan, Anda tidak boleh terlalu menjanjikan.

Artinya, Anda tidak boleh untuk menjanjikan seberapa besar penghasilan yang akan diterima oleh IR di level tertentu. Anda perlu memberikan penjelasan yang realistis sesuai dengan skema yang QNET miliki.

Kenapa? Jika Anda menjanjikan jumlah income, tentu akan memperoleh member baru sesuai rencana. Sayangnya, hal tersebut tidak akan berakhir dengan baik ketika IR baru tersebut tidak mendapatkan income sesuai yang Anda janjikan.

Alhasil, IR akan merasa tertipu. Selain itu, bukan tidak mungkin IR tersebut akan menyebarkan berita yang kurang baik dan melaporkan Anda ke pihak berwajib.

Agar hal tersebut tidak terjadi pada Anda, maka lakukan cara ini:

  1. Ketahui ketentuan dan prosedur yang berlaku. Karena itu, pastikan buku pedoman yang Anda dapatkan setelah mendaftar, jangan sampai hilang ya.
  2. Mempraktekkan kode etik yang sudah QNET tentukan.
  3. Pahami tentang tata cara tentang pendapatan di QNET.
  4. Memahami tentang skema kompensasi dan apa saja yang menjadi larangannya.

Tips Tambahan agar Anda Sukses di QNET

Selain menerapkan do and don’t di atas, ada beberapa tips agar Anda lebih sukses di QNET, yaitu:

  1. Simpan dan share hasil evaluasi yang Anda dapatkan ke tim Anda. Dengan begitu, baik Anda ataupun tim bisa mencari solusi terbaik untuk meningkatkan atau menjaga performa bisnis Anda.
  2. Siapkan bahan presentasi. Akan lebih baik jika Anda pun praktik agar tidak mudah gugup di depan prospek yang Anda bidik.
  3. Unduh, simpan dan bagikan flyer yang berkaitan tentang QNET misalnya saat QNET sedang ada acara. Dengan cara ini, Anda tidak hanya bisa mendapatkan konsumen baru, tapi Anda bisa menjaga reputasi di mata konsumen.

Jangan lupa untuk selalu aktif dalam bisnis yang Anda geluti. Misalnya, aktif dalam membangun koneksi, mencari prospek bahkan aktif dalam tim.

Ingat ya, reputasi yang Anda miliki akan tergantung dari apa yang Anda lakukan. Karena itu, Anda perlu mempraktekkan cara di atas agar network marketing Anda di QNET lebih optimal.

Baca Juga : 5 Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Terjun ke Direct Sell