Selasa, Juni 28, 2022

6 Pelajaran Kepemimpinan Dari Film Spider-Man

Siapa bilang kalau film fiksi tidak mendidik? Anda bahkan bisa mendapatkan pelajaran penting hanya dengan menonton film fiksi.

Salah satu contohnya adalah film Spider-Man baik seri Homecoming ataupun Far From Home. Film garapan Marvel Cinematic Universe ini tidak hanya menyajikan efek dan cinematic yang apik tapi juga leadership.

Kalau Anda perhatikan dan amati dengan baik, leadership di Spider-Man bisa Anda dapatkan dan aplikasikan saat berbisnis. Contohnya saat membangun network marketing QNET.

Untuk tahu lebih lengkap tentang leadership ala Spider-Man, simak informasi unik dan menarik berikut.

Leadership Ala Spider-Man: Far From Home

Selama film diputar, Peter Parker tidak hanya menyuguhkan sisi yang menarik dan menghibur tapi juga mendidik. Setidaknya ada 6 pembelajaran tentang kepemimpinan dari film ini, yaitu:

1. Menghormati dan Mengingat Pemimpin Sebelumnya

Menghormati dan Mengingat Pemimpin Sebelumnya - QNET

Kalau Anda belum tahu, Spider-Man merupakan salah satu bagian dari Marvel. Seri Far From Home itu sendiri masih ada kaitannya dengan Avengers: Endgame.

Jadi, di awal film, Anda bisa melihat sedikit cuplikan tentang Avengers. Salah satunya adalah tribute video tentang Iron Man yang meninggal di film Endgame.

Memangnya ada kaitannya tribute video dengan kepemimpinan?

Ada!

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu meninggalkan legacy atau warisan. Dalam hal ini, Iron Man (Avengers) sukses meninggalkan warisan yang mempengaruhi banyak orang dan salah satunya adalah Peter Parker.

Ketidakadaan Iron Man memengaruhi banyak orang terutama Peter Parker (Spider-Man). Tidak mengherankan, Peter dan seluruh masyarakat yang terbantu oleh Avengers, membuat tribute video.

Jadi, bisa dikatakan kalau video, poster, graffiti bahkan berita tentang Avengers merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada pemimpin sebelumnya.

Cara tersebut, bisa Anda aplikasikan dalam bisnis dan bahkan tidak jarang menjadi salah satu kunci network marketing QNET success.

Bagaimana jika pemimpin sebelumnya punya sifat yang kurang baik? Maka ambil baiknya saja buang buruknya.

Dengan begitu, Anda bisa memberikan yang terbaik dan mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Punya dan Berani Mengusulkan Suatu Rencana

Semua orang pasti memiliki ide dan wacana. Sayangnya, sedikit orang yang mau dan mampu mengungkapkan rencana yang dimiliki.

Benar?

Ujung-ujungnya, rencana dan ide brilian hanya tinggal wacana saja. Kemudian menyesal karena ide tersebut dikemukakan orang lain dan berakhir dengan brilian.

Di Spider-Man: Far From Home, Anda akan diajak untuk lebih berani mengungkapkan ide brilian yang Anda miliki.

Peter Parker memang termasuk sebagai salah satu mahasiswa yang dulunya sering diremehkan. Kemudian, dia mulai berani mengungkapkan ide yang dia miliki.

Semuanya berawal dari, “I have a plan!”

Salah satu scene di mana Peter mampu menunjukkan kepemimpinannya saat dia sharing rencananya ke Ned. Dia mengungkapkan rencana sebelum memberikan kejutan untuk MJ.

Terlihat sederhana tapi Peter mengusahakan apapun untuk membuat rencananya berhasil. Walaupun tidak semuanya berakhir baik, tapi Peter termasuk orang yang penuh pertimbangan. Peter bahkan termasuk orang yang mengikuti kata hati dan intuisi.

Dia akan membuat rencana agar goal-nya tercapai dan ini sangat bermanfaat untuk para pemimpin.

Jadi, kalau Anda ingin menjadi pemimpin yang baik, Anda bisa mulai dari membicarakan ide brilian yang Anda miliki. Setelah itu, buat rencana dan analisa. Tak lupa pula, jangan ragu untuk mengikuti kata hati dan intuisi yang Anda miliki.

3. Tenangkan Diri Saat Sesuatu Menjadi Begitu Memusingkan

Banyak orang yang memaksakan kehendak pada diri sendiri. Akibatnya, Anda sendiri bisa menjadi sangat stress.

Ketiadaan waktu sering kali menjadi penghambat bahkan menjadi salah satu alasan Anda semakin stress. Padahal, Anda sendiri perlu waktu untuk menenangkan hati dan pikiran. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan perspektif yang berbeda dari segala permasalahan yang ada.

Apa hal itu juga ada di Spider-Man? Ada!

Di Far From Home, Peter pernah membantu Aunt May untuk acara amal. Kondisi mulai meriah dan Peter sendiri pun mulai gugup. Ia memutuskan untuk mengambil waktu sejenak di backstage.

Setelah itu, ia kembali dan situasi kembali memanas saat reporter menanyakan tentang Tony Stark. Alih-alih menjawab dan karena peter sendiri merasa situasi kurang kondusif, dia memilih untuk pamit dan pergi.

4. Ketahui Sesuatu, Take Action dan Melaksanakan Tanggung Jawab

Tidak semua pembelajaran dari film diperoleh dari protagonist. Tidak sedikit antagonis yang justru memberikan kata-kata mutiara dan pembelajaran yang relate dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah Mysterio.

Di Far From Home, Mysterio pada awalnya memang merupakan karakter protagonist sebelum semuanya terbongkar. Dia merupakan salah satu superhero yang menjadi teman Peter Parker.

Mysterio bahkan memberikan petuah pada Peter Parker terutama saat Peter down. Peter merasa semua hal terlalu berat untuknya. Apalagi dia masih muda, belum terlalu stabil secara emosional tapi harus mengemban tugas superhero yang cukup berat.

Mysterio kemudian memberikan petuah, “You see things. You do things. People look up to you.”

Dari kata-kata tersebut, bisa disimpulkan kalau semakin Anda mendapatkan perhatian dari orang sekitar Anda, maka semakin besar tanggung jawabnya.

Hal tersebut tentu harus Anda ketahui, pahami dan yakini. Apalagi ketika Anda bekerja di network marketing QNET companies.

Kenapa? Karena QNET merupakan salah satu perusahaan direct selling terbesar di dunia. Apalagi, QNET sudah tersebar di 25 negara di dunia.

Saat Anda bekerja di QNET, baik sebagai IR atau bagian lainnya, orang-orang akan tahu dan menaruh perhatian pada Anda. Mau tidak mau Anda harus:

  • Memiliki Product knowledge yang baik.
  • Mematuhi dan mentaati segala peraturan yang ada termasuk 10 golden rules yang QNET miliki.
  • Menjaga nama baik QNET.

Ketika Anda mampu mengetahui dan memiliki value yang ada serta bertanggung jawab, maka value diri Anda pun akan meningkat. Jadi, bukan tidak mungkin jika Anda akan mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar sebagai pemimpin.

5. Fleksibel Sesuai Situasi dan Kondisi yang Ada

Selama Anda menonton film superhero seperti Spider-Man, Anda tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi nantinya. Bisa jadi, orang yang sebelumnya kawan ternyata menjadi lawan.

Sepanjang cerita Far From Home, Anda bisa beberapa kali melihat bagaimana Peter Parker (Spider-Man) mengganti rencana karena faktor tertentu. Misalnya karena Mysterio ternyata jauh lebih kuat dan licik dibandingkan perkiraannya.

Karena hal tersebut, Peter Parker merubah rencananya bahkan hanya dalam waktu beberapa saat saja. Dengan begitu, goal bisa tercapai.

Hal yang sama juga terjadi di kehidupan nyata. Anda tidak akan tahu kejadian apa yang akan terjadi 1 detik kemudian. Maka dari itu, Anda perlu rencana cadangan bahkan Anda perlu berpikir fleksibel. Apalagi ketika Anda bekerja di QNET.

Kenapa bisa begitu? Karena network marketing QNET adalah direct selling. Saat Anda melakukan penjualan langsung, maka Anda akan bertemu dengan berbagai macam konsumen.

Ada yang cuek, pemarah, pengertian, kasar, baik hati dan yang lainnya. Masing-masing konsumen tersebut punya cara penanganan yang berbeda agar strategi bisnis Anda berhasil.

Karena itulah, fleksibilitas yang sesuai dengan situasi dan kondisi perlu dimiliki. Jika tidak, maka pemasaran yang Anda lakukan tidak akan berhasil dengan baik, bahkan bisa gagal total.

6. Sharing dan Jangan Memendam Semuanya Sendiri!

Ketika Anda menjadi pemimpin, Anda akan merasa lebih sendirian dibandingkan hanya menjadi karyawan atau pegawai biasa. Hal tersebut bisa jadi karena dijauhi rekan lain, tanggung jawab semakin besar dan tidak cukup sosialisasi.

Padahal, leader juga manusia. Anda memang menjadi pemimpin, tapi bukan berarti Anda harus memendam dan menyelesaikan semua sendirian.

Ada kalanya, Anda perlu membagi apa yang Anda rasakan dan pikirkan pada orang yang Anda percayai. Bisa jadi teman 1 kantor, bisa jadi teman lain kantor, keluarga atau siapapun yang sangat Anda percaya.

Apakah Peter Parker melakukan itu? Iya!

Ned adalah teman dekat Peter dan dia pun tahu kalau Peter adalah Spider-Man. Tidak jarang, Peter akan berkeluh kesah dan membagikan rencana-rencananya sebelum bertindak. Peter juga memiliki Happy (kaki tangan Tony Stark) dan MJ yang akhirnya tahu identitas Peter Parker.

Karena itu, ketika Anda ingin mendapatkan insight atau sekedar mengurangi stress, Anda bisa mencoba untuk berbagai dengan teman Anda.

Pembelajaran Hidup Ala Spiderman-Man: Homecoming

Apa Spider-Man hanya mengajarkan tentang kepemimpinan? Tentu saja tidak!

Anda bisa mendapatkan pelajaran hidup yang cukup komplit terutama untuk anak muda agar bisa sukses dan berhasil. Pelajaran hidup tersebut, di antaranya:

1. Yakin dengan Kemampuan Diri Anda Sendiri

Kalau Anda pernah melihat Captain America: Civil War, Peter Parker memiliki tujuan hidup menjadi Spider-Man. Di film tersebut, Peter masih terlihat kurang yakin dan cenderung sembrono.

Kemudian, setelah kembali ke Queens, Spider-Man berusaha untuk yakin dan percaya dengan kemampuannya sendiri. Dengan begitu, dia bisa menyelamatkan warga Queens dari kejahatan.

2. Tidak Mudah Menyerah

Tidak Mudah Menyerah - QNET

Hampir semua film Superhero menampilkan sisi pantang menyerah dan Spider-Man adalah salah satunya.

Peter Parker bukan hanya pantang menyerah dalam hal:

  • Membuktikan diri di hadapan Tony Stark bahwa dia juga pantas untuk menjadi anggota Avengers.
  • Menyelamatkan nyawa orang lain.
  • Meraih perhatian dan hati wanita pujaannya, Liz.

3. Berani untuk Mengambil Resiko yang Besar

Di Homecoming, Spiderman berhadapan dengan Vulture yang jelas lebih kuat dari Spider-man. Bahkan, Tony Stark menyuruh Peter untuk menjauhi masalah.

Merasa diremehkan dan ingin melindungi teman dan orang lain, Peter akhirnya mengambil resiko besar dengan melawan Vulture.

4. Tahu Waktu yang Tepat untuk Bangkit Kembali

Jatuh? Boleh saja. Namun, Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk berdiri kembali.

Peter Parker pernah mengalami hal tersebut berulang kali. Peter juga sempat down karena Tony Stark menolaknya. Hingga akhirnya, dia bangkit kembali dan menunjukkan ke orang lain kalau dia bisa.

5. Menjaga Persahabatan

Berbeda dari seri Spider-Man sebelum-sebelumnya, di Homecoming, Peter memiliki sahabat bernama Ned. Walaupun Ned sendiri bukan dari kalangan siswa yang terkenal, tampan dan populer, tapi Ned-Peter adalah sahabat yang saling jaga.

Dari 6 pelajaran penting dari Spider-Man, mana yang sudah Anda terapkan di network marketing QNET? Atau Anda punya pengalaman lain dan pembelajaran dari Spider-Man? Kalau ada, jangan ragu untuk share di kolom komentar ya!

Baca Juga : Memahami 12 Kiat Pengembangan Diri Untuk Mencapai Sukses

Berita terkini
spot_img
Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini