Selasa, Desember 6, 2022

Masalah Gula Darah Tinggi Tidak Selesai Hanya dengan Obat

Apa itu diabetes?

Masalah gula darah tinggi atau lebih dikenal sebagai diabetes terjad karena tingginya kadar gula dalam darah. Inilah suatu kondisi yang jika tidak ditangani dengan benar, dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti penyakit jantung,  stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan saraf. Bila gula mengendap dalam pembuluh darah terlalu lama, dapat menyebabkan tingginya tingkat peradangan, yang merusak jaringan atau organ tubuh.

Insulin adalah hormon yang mengontrol bagaimana tubuh kita memetabolisme gula. Saat kita makan, pencernaan makanan kita mengurai karbohidrat menjadi glukosa yang diserap ke dalam darah di usus halus. Insulin memindahkan glukosa dari darah ke sel tubuh untuk menghasilkan energi. Diabetes terjadi saat pankreas Anda tidak cukup membuat insulin atau ketika tubuh Anda tidak dapat menggunakan insulin yang ada, sebuah kondisi yang disebut Insulin Resistance.

Peneliti di University of California, San Diego (UCSD) School of Medicine melaporkan bahwa peradangan menyebabkan Insulin Resistance dan Diabetes tipe 2.

Orang dengan diabetes tipe 2 biasanya juga memiliki tingkat kelainan kolesterol dan trigliserida yang tinggi, obesitas, dan tekanan darah tinggi, yang kesemuanya merupakan kontribusi besar terhadap tingkat penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi. Banyak penderita diabetes memiliki beberapa kondisi ini pada saat bersamaan.

Sekitar 50% penderita diabetes tidak memiliki gejala, oleh karena itu, ini juga merupakan silent killer. Orang dengan kadar glukosa darah yang lebih tinggi dari biasanya (antara 7,8 mmol / L dan 11,0 mmol / L) dianggap sebagai pra-diabetes & cenderung berkembang jadi diabetes pada akhirnya.

Obat bukan obatnya

Secara global, jumlah penderita diabetes dan pra-diabetes melonjak seiring modernisasi di negara-negara Asia, Amerika Latin, dan Afrika. “Belum ada obat yang benar-benar menyembuhkann. Mereka hanya memperlambat perkembangan penyakit ini,”kata Paul Herrling, head of corporate research for Novartis (Discover, Vol., 26, No.12, Des 2005).

Kenapa glutathione penting

Berita baiknya: orang dengan pra-diabetes dan diabetes dapat merasakan manfaat dengan meningkatkan kadar glutathione. Glutathione adalah molekul pelindung kecil di setiap sel tubuh kita dan umumnya mulai berkurang drastis kadarnya bagi penderita diabetes.

Di QNET, kami selalu menekankan perlindungan sel terhadap stres oksidatif dan inflamasi dengan produk unggulan kami, EDG3, yang tersedia di eStore. Ini terbukti secara ilmiah untuk secara efektif meningkatkan produksi glutathione di tubuh Anda secara alami.

Referensi:

  1. Sekhar, R.V., et al. (2011). Glutathione synthesis is diminished in patients with uncontrolled diabetes and restored by dietary supplementation with cysteine and glycine. Diabetes Care,34, 162-167
  2. Crum, Albert. (2011). Nutritional or therapeutic compositions and methods to increase bodily glutathione levels. US Patent RE 42,645 E.Retrieved from https://docs.google.com/viewer?url=patentimages.storage.googleapis.com/pdfs/USRE42645.pdf
Disokong oleh Dyatuk Dr Selvam Rengasamy (MBBS, FRCOG, Presiden SAHAMM, Fellow ACNEM, Obstetrician & Gynaecologist, Board Certified Anti-Ageing Physician, IHS & A4RM), a licensed medical practitioner in Malaysia for over 30 years.
Berita terkini
spot_img
Berita terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini