Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Terjun Ke Direct Selling

Menekuni direct selling dapat menjadi alternatif sumber penghasilan tambahan Anda. Pasalnya, Anda dapat melakukan pekerjaan yang relatif fleksibel ini dari rumah. Anda dapat menyesuaikan jam kerja dalam mengerjakannya sambil menyelesaikan tugas dan urusan rumah tangga Anda.

Direct selling bahkan menawarkan banyak keuntungan, antara lain sebagai berikut:

  • Anda bebas menyesuaikan berapa lama alokasi waktu untuk mengerjakan pekerjaan ini
  • Jumlah investasi awal juga dapat Anda tentukan sesuai dengan kondisi keuangan dan dana yang Anda miliki
  • Tersedia berbagai bonus dan keuntungan menarik dari akumulasi komisi penjualan Anda. Anda bahkan berpotensi mendapatkan pengakuan dari perusahaan sebagai balasan dari kerja keras Anda.
  • Meningkatkan kemampuan Anda dalam melakukan dan menjalani usaha seperti kemampuan mengatur waktu, mengorganisir, kemampuan berbicara dan melakukan presentasi, mengatur keuangan dan lainnya.
  • Mendapat potongan harga lumayan besar ketika membeli produk

Namun, sebelum melangkah lebih jauh ke dunia network marketing, ada baiknya Anda memperhatikan 5 hal di bawah ini agar usaha Anda dapat berjalan dengan lancar, bahkan berhasil.

5 Hal Yang Harus Dipikirkan Sebelum Terjun ke Bisnis Direct Selling

Sebelum melangkah untuk menekuni bisnis direct selling, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa faktor penting di bawah ini:

1. Kenali Apa Itu Direct Selling dan Cara Kerjanya

Direct selling adalah sebuah usaha yang menjual produk atau jasa secara langsung kepada pelanggan. Jadi, sebuah bisnis direct selling tidak memerlukan perantara dalam pendistribusian produknya. Para distributor atau agen dari perusahaan direct selling lah yang melakukan tugas untuk menjual produk atau jasa kepada para pelanggan.

Metode penjualannya dapat bermacam-macam, antara lain:

  • Penjualan Secara Personal

Dalam hal ini pembeli dan distributor melakukan kontak dan komunikasi secara personal. Metode ini dapat dilakukan dengan pembeli dan penjual mengadakan pertemuan di suatu tempat. Dapat juga dilakukan dengan cara menjual produk dari pintu ke pintu.

  • Penjualan Secara Berkelompok

Cara ini dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah pelanggan yang potensial di suatu tempat. Setelah terkumpul, agen melakukan presentasi dan menjelaskan produk secara detail. Dengan presentasi tersebut diharapkan mereka melakukan pembelian setelah penjelasan.

  • Penjualan Secara Online

Metode penjualan ini merupakan salah satu metode favorit yang dilakukan untuk menjalankan bisnis direct selling. Penjualan umumnya dilakukan melalui website, social media maupun marketplace.

2. Tentukan Tujuan Anda Memilih Menekuni Direct Selling

Sebelum memulai sebuah usaha atau bisnis, menentukan tujuan adalah hal utama yang harus Anda lakukan. Hal ini juga berlaku ketika Anda ingin berkecimpung di dunia bisnis direct selling.

Katakanlah Anda ingin berbisnis direct selling QNET Indonesia, maka Anda harus mulai menentukan tujuan dari bisnis Anda tersebut:

  • Apakah Anda ingin bisnis Anda hanya sebagai usaha sampingan yang tidak membutuhkan komitmen waktu dan dana yang besar?
  • Atau mungkin Anda ingin agar usaha tersebut menjadi bisnis utama yang akan menjadi penghasilan utama keluarga Anda?
  • Apakah Anda masuk ke dunia direct selling karena menyukai dan menggunakan produknya secara rutin sehingga berharap mendapatkan potongan harga besar ketika membelinya?

Dengan menentukan tujuan dari usaha yang akan Anda tekuni tersebut, maka Anda dapat menentukan Langkah selanjutnya untuk mengembangkan usaha tersebut. Langkah usaha yang dapat Anda ambil antara lain memilih produk dan menentukan bisnis plan yang paling sesuai untuk usaha tersebut.

Pastikan Anda juga memberdayakan sumber yang Anda miliki untuk mencapai tujuan akhir dari bisnis Anda.

3. Pilih Produk Yang Ingin Dijual

Sebagian orang dapat dengan mudah menentukan jenis produk untuk usaha direct selling mereka. Pasalnya, selain mereka memang sudah menyukai produk tersebut, membelinya dengan potongan harga sekaligus ingin menjualnya.

Salah satu alternatif direct selling yang dapat Anda pertimbangkan adalah Bisnis QNET. Menawarkan beragam produk yang dapat Anda pilih sesuai dengan passion Anda, direct selling ini layak untuk Anda jadikan sumber tambahan penghasilan Anda. Namun, tentu saja Anda juga harus memiliki alasan yang kuat mengapa memilih produk tersebut untuk Anda jual.

Berikut beberapa pertimbangan yang perlu Anda pikirkan ketika akan memilih produk untuk usaha direct selling:

  • Apakah Anda Menggunakan Produk Tersebut?

Anda harus mengajukan pertanyaan penting ini sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia direct selling untuk produk pilihan Anda. Jika Anda tidak menyukai atau menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, maka akan sulit bagi Anda melakukan bisnis ini.

Pasalnya, bisnis ini umumnya dimulai dengan merekomendasikan produk yang dijual kepada orang terdekat. Anda harus dapat meyakinkan mereka mengenai produk tersebut dan membuktikan Anda menggunakannya dan sudah merasakan manfaatnya.

  • Kenali Kualitas Produk

Sebelum menentukan produk, Anda harus terlebih dahulu tahu benar bahwa produk tersebut berkualitas serta memiliki reputasi yang baik. Pasalnya, sebagai Langkah awal, Anda tentu akan menawarkannya kepada orang-orang terdekat terlebih dahulu. Bagaimana Anda bisa menjualnya jika Anda sendiri tidak yakin dengan produk tersebut?

Produk berkualitas prima dan memiliki khasiat yang ampuh dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Hal ini berpotensi membuat mereka melakukan pembelian ulang secara berkala dan terus menerus sehingga membuat usaha Anda berjalan lancar.

  • Produk Untuk Konsumsi vs Barang

Produk yang dapat dikonsumsi dan akan habis dalam jangka waktu tertentu memiliki potensi lebih besar untuk dijual. Pasalnya, pelanggan akan membeli kembali produk tersebut ketika persediaan mereka mulai menipis. Berbeda dengan produk berupa barang yang tahan lama dimana pelanggan tidak perlu membelinya secara berulang dalam waktu singkat.

  • Pertimbangkan Harga Produk

Walaupun produk berupa barang yang bersifat tahan lama tidak dibeli ulang secara berkala, namun biasanya produk ini memiliki harga tinggi. Hal ini berpotensi membuat keuntungan Anda juga tinggi.

Produk untuk konsumsi, memiliki pembelian ulang yang lebih sering, namun laba yang Anda peroleh relatif lebih kecil. Pastikan Anda memilih produk yang benar untuk Anda jual.

  • Barang Mewah vs Kebutuhan

Tentu saja produk yang termasuk dalam kategori barang mewah memiliki harga tinggi serta keuntungan yang relatif tinggi juga untuk Anda. Namun, dalam kondisi ekonomi sulit seperti saat ini, tentunya menjual produk barang mewah akan sulit untuk dilakukan.

4. Kenali Biaya dan Dana Kompensasi dari Direct Selling Yang Anda Pilih

Anda harus mengerti dan memahami skema dari penjualan dan keuntungan yang akan Anda dapat dengan menjual produk tersebut. Hal ini penting untuk membantu Anda membuat rencana bisnis yang paling sesuai untuk usaha tersebut.

Kenali juga apakah direct selling yang Anda pilih lebih menekankan kepada penjualan produk atau merekrut orang.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangakan:

  • Besaran Biaya Starter kits

Untuk memulai sebuah usaha direct selling, Anda harus membeli starter kit. Pastikan bahwa harga tersebut masuk dalam range modal yang Anda siapkan.

  • Skema Komisi Yang Diperoleh

Jika sebuah usaha direct selling memberikan komisi dalam jumlah besar tentunya terlihat bagus dan menguntungkan. Namun, kita tahu bahwa komisi yang nilainya terlalu tinggi mengindikasikan bahwa produk tersebut dihargai terlalu tinggi. Hal ini berpotensi membuat penjualan lebih sulit di masa mendatang.

  • Apakah Ada Insentif Tambahan Untuk Pembelian Dalam Jumlah besar?

Jika perusahaan menawarkan potongan harga yang lumayan besar untuk pembelian dalam jumlah banyak, pastinya Anda tergoda untuk melakukannya. Namun, Anda harus mempertimbangkan apakah produk tersebut dapat dikembalikan jika tidak laku, Apakah Anda yakin dapat menjual semua produk yang Anda stok tersebut?

Pastikan bahwa Anda memperhitungkan secara detail setiap dana keluar dan masuk demi keseimbangan usaha yang akan Anda bangun.

5. Buat Bisnis Plan Untuk Direct Selling Anda

Direct selling atau yang kita kenal dengan istilah pemasaran jaringan bisa jadi merupakan salah satu bisnis yang relatif mudah untuk dilakukan. Dengan menetapkan tujuan, menentukan Langkah yang akan diambil serta membuat bisnis plan sederhana merupakan langkah untuk pengembangan jangka panjang.

Salah satu bisnis plan untuk mengembangkan direct selling adalah dengan melakukan promosi bisnis direct selling Anda. Berikut beberapa cara promosi yang dapat Anda terapkan untuk usaha Anda tersebut:

  • Membuat Blog

Membuat blog merupakan salah satu cara efektif untuk mempromosikan usaha Anda. Anda harus rajin melakukan update konten yang berhubungan dengan produk yang Anda tawarkan. Cara ini dapat menarik banyak pengunjung yang pada akhirnya berpotensi menjadi pelanggan setia Anda.

Hanya saja, Anda perlu untuk membangun hubungan dan meningkatkan kepercayaan mereka terhadap Anda. Usahakan untuk tidak hanya mengisi blog Anda dengan konten berisi usaha dan berita seputar produk yang Anda jual saja.

Tampilkan konten informatif yang bermanfaat bagi pembaca dan dapat mereka terapkan untuk mengatasi masalah mereka.

  • Lead Magnets

Setelah blog atau website Anda aktif dan memiliki cukup banyak pengunjung, minta alamat email mereka dengan menawarkan sesuatu sebagai kompensasinya. Anda dapat melakukannya dengan memberikan diskon, hadiah, e-book gratis, layanan tambahan dan lain sebagainya.

Alamat email pengunjung menjadi ujung tombak Anda dalam menawarkan produk dan layanan Anda. Hindari melakukan promosi yang terlalu intens maupun berturut-turut dan terkesan berlebihan. Hal ini berpotensi membuat pelanggan merasa tidak nyaman dan melakukan unsubscribe.

  • Gunakan Sosial Media

Di era digital media saat ini, peran media sosial sangat penting dalam membantu seseorang melakukan promosi usahanya. Maksimalkan potensi ini dengan membangun komunikasi terbaik dengan pengunjung dan calon pelanggan Anda serta memberikan penawaran menarik.

Pasalnya, banyak calon pembeli yang melakukan pencarian produk secara online sebelum mereka membelinya. Anda juga dapat membuat komunitas di social media dengan topik seputar produk dan layanan yang Anda jual.

Tawarkan beragam informasi yang berguna bagi anggota grup di samping layanan konsultasi gratis mengenai produk Anda.

  • Berkolaborasi dengan Influencer

Untuk hasil maksimal, Anda dapat melakukan kolaborasi dengan influencer yang memiliki banyak pengikut. Hal ini dapat menjadi alternatif dalam mengenalkan maupun mempromosikan produk dan layanan dari direct selling Anda. Saat ini, car aini dinilai relatif efektif untuk mencapai target penjualan.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, diharapkan bahwa keinginan Anda untuk sukses dengan menekuni bidang direct selling dapat terwujud. Mulai Langkah Anda dengan bergabung dengan Penjualan Langsung QNET karena banyak keuntungan yang akan Anda peroleh.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera bergabung dengan Qnet dan maksimalkan potensi penghasilan Anda dari bisnis direct selling ini. Semoga berhasil!

Baca Juga : 5 Langkah Penting dalam Bisnis Network Marketing