Cara Membangun Tim yang Handal Dalam Meprospek Penjualan Langsung - QNETPernah mendengar tentang network marketing? Istilah di dunia bisnis ini sering sekali diidentikkan dengan MLM atau multi level marketing. Padahal, keduanya sangat jauh berbeda. Agar tak salah paham, mari kita pelajari bagaimana cara kerja network marketing.

Jika kita artikan secara sederhana, network marketing adalah strategi pemasaran yang mengandalkan koneksi alias dari mulut ke mulut. Ada perwakilan independent sebagai pemasar produk. Kemudian, pemasar tersebut membangun jaringan mitra bisnis seluas mungkin agar target penjualan tercapai.

Network marketing pada praktiknya bisa menjadi program marketing single tier, yakni Anda sebagai penjual yang menjual barang atau jasa. Selain itu, bisnis ini juga bisa menjadi multi-tier. Anda bisa merekrut tenaga penjualan.

Karena bisa menjadi multi-tier, network marketing sering kali disalah artikan sebagai bisnis MLM. Untuk kamu yang masih bingung, mari kita ulas lebih lanjut tentang network marketing sebagai program multi-tier.

Meski bisa menjadi teknis pemasaran berjenjang, penjual tidak menerima komisi atas perekrutan orang. Komisi model bisnis network marketing adalah dari penjualan langsung. Banyak sedikitnya produk yang dijual akan sangat berpengaruh pada komisi yang Anda terima.

Sementara itu, sistem pemasaran MLM lebih rumit lagi. Penjual tidak hanya bertugas memasarkan produk. Mereka juga bertugas merekrut orang untuk bergabung menjadi pemasar. Agar bisa menjadi besar, bisnis MLM harus dibangun dengan sabar karena umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Network marketing QNET pun fokus pada penjualan langsung atau direct selling. Model bisnis ini memiliki produk yang jelas. Anda bisa menjadi perwakilan independen untuk ikut menjual produk-produk dari QNET.

Untuk Anda yang saat ini sedang fokus menjalankan network marketing dan sedang dalam proses membangun tim, berikut 7 cara membangun tim yang handal dalam memprospek direct selling.

7 Cara Membangun Tim yang Handal

Berikut Cara-cara yang Bisa Kamu Terapkan Sebelum Membangun Sebuah Tim :

1. Jangan Asal Rekrut Orang

Karena Anda akan membangun tim yang handal, jangan asal mengajak orang untuk bergabung dalam tim.

Ya, Anda perlu selektif dalam memilih tim Anda.

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sangat penting untuk kemajuan bisnis. Orang-orang dengan visi dan misi yang sama akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan bisnis.

Lalu, orang-orang seperti apakah yang harus Anda rekrut?

Pertama, cari orang yang bisa bekerja sama dalam tim. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kita sedang membangun network marketing yang handal. Jadi, Anda perlu orang-orang yang bisa bekerja dalam tim.

Pada praktiknya nanti, Anda dan tim mungkin akan menjalankan pemasaran sendiri-sendiri sesuai dengan target masing-masing. Namun, sebagai sebuah tim, Anda tetap akan menyesuaikan kinerja Anda dengan tim. Ini adalah alasan mengapa kemampuan bekerja sama menjadi kriteria utama dalam merekrut tim.

Kedua, orang yang Anda rekrut harus memiliki kemampuan untuk melakukan penjualan. Jika memang tidak pernah melakukan penjualan sama sekali, setidaknya orang tersebut memiliki ketertarikan di bidang ini.

Dengan ketertarikan tersebut, meski tidak memiliki skill marketing sama sekali, orang ini akan mau belajar meningkatkan skill-nya.

Selanjutnya, orang yang akan Anda rekrut juga harus bisa bekerja di bawah tekanan. Seperti yang kita ketahui bersama, terjun di dunia pemasaran mengharuskan seseorang untuk terbiasa dengan target-target penjualan dan berbagai deadline lain yang kadang menyiksa.

Oleh karena itu, tak jarang tim pemasar bekerja di bawah tekanan. Ini adalah tantangan utama yang perlu dikuasai calon pemasar.

Jika tak tahan banting, orang tersebut mungkin akan menyerah di tengah-tengah target yang menjadi tanggung jawabnya.

Tiga hal tersebut menjadi yang utama dalam merekrut orang baru untuk masuk dalam tim. Jika ketiga syarat di atas sudah terpenuhi, Anda hanya perlu fokus pada pengembangan skill tim untuk mencapai target penjualan.

2. Rutin Melakukan Pelatihan

Pelatihan sangat penting untuk meningkatkan skill tim Anda. Terlebih, dunia pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti matematika. Selalu ada pengetahuan baru yang menarik untuk dipelajari.

Anda perlu mengadakan pelatihan secara rutin. Jika memungkinkan, Anda bisa mengundang orang yang ahli di bidang pemasaran untuk berbagi ilmu.

Jika tidak pun, Anda bisa mengandalkan teman satu tim untuk berbagi insight mereka dalam pemasaran. Anda juga bisa menonton video tentang pemasaran atau studi kasus lainnya. Setelah itu, lakukan diskusi dengan teman satu tim.

Pelatihan atau diskusi secara rutin akan membuat skill tim Anda semakin baik.

Tak hanya fokus pada sisi teknis, pelatihan dan diskusi yang dilakukan secara rutin juga diharapkan bisa meningkatkan kekuatan mental para pemasar. Dengan begitu, mereka bisa menjalankan tugas sebagai pemasar dengan lebih baik lagi.

3. Motivasi Tim dengan Memberikan Reward

Motivasi Tim dengan Memberikan Reward - QNET

Cara lain untuk membangun tim yang handal adalah dengan memberikan motivasi-motivasi yang kuat, misalnya dengan memberikan reward.

Dalam dunia marketing, reward sering diberikan dalam bentuk bonus atau komisi. Besarnya bisa sekian persen dari omset penjualan. Inilah alasan mengapa divisi marketing selalu diminati oleh para pencari kerja meski harus berada di bawah tekanan.

Untuk Anda yang masih belum mampu memberikan reward berupa bonus, jangan berkecil hati. Ada banyak sekali reward selain finansial yang tetap bisa membangkitkan semangat.

Pujian yang tulus dari atasan pun kadang sudah lebih dari cukup untuk membangkitkan semangat.

Sambil bersama-sama mengejar target penjualan dan meningkatkan komisi dalam tim, Anda bisa menyemangati rekan tim dengan memberikan pujian yang tulus atas kerja keras mereka.

4. Agendakan Evaluasi Kerja

Dalam bekerja, evaluasi sangat penting untuk menilai seberapa efektif pekerjaan yang sudah Anda lakukan. Begitupun dalam sebuah tim marketing.

Anda bisa membuat agenda rutin untuk melakukan evaluasi kerja, baik mingguan, bulanan, maupun tahunan.

Apa yang dibahas dalam evaluasi kerja?

Yang paling penting adalah tentang target penjualan yang sudah menjadi tanggung jawab masing-masing tim.

Namun, tak hanya membahas target yang memusingkan, Anda dan tim juga bisa sharing teknik-teknik pemasaran yang efektif, tips melakukan direct selling, dan lain sebagainya.

Melalui agenda rutin ini, untuk memaksimalkan pencapaian target pada periode selanjutnya, Anda dan tim pun bisa membuat atau merevisi standar operasional prosedur (SOP) baru.

Di periode selanjutnya, diharapkan tim Anda akan lebih solid dan lebih baik lagi dalam meningkatkan penjualan.

5. Bangun Data Marketing Terpadu

Untuk memudahkan pekerjaan Anda dan juga rekan dalam tim, data marketing terpadu sangat sangat penting.

Anda perlu membuat sebuah sistem yang bisa mengarsipkan semua data marketing. Sistem yang terintegrasi akan memudahkan pekerjaan tim.

Nantinya, ketika ada tim yang ingin keluar kemudian digantikan oleh orang baru, orang baru tersebut tidak akan kesulitan mencari arsip pekerjaan lama.

Sistem terpadu ini tidak harus sistem kekinian yang susah. Anda bisa memanfaatkan tools dari Google, seperti Google Sheet, Google Calendar, dan lain sebagainya.

6. Have Fun Meski Banyak Target

Have Fun Meski Banyak Target - QNET

Mustahil rasanya bekerja di dunia pemasaran tanpa target. Pada praktiknya, network marketing mungkin tak memberikan target yang tinggi-tinggi seperti ketika bergabung dengan tim marketing di sebuah perusahaan.

Meskipun begitu, Anda tetap perlu memberikan target pribadi yang tinggi agar komisi pun semakin tinggi.

Agar tidak mudah burnout alias stress dengan target-target yang ada, Anda dan tim harus tetap mencari cara agar bisa bersukacita saat sedang bekerja.

Pikirkan hal-hal yang membuat Anda senang, seperti komisi atau bonus yang sudah menunggu saat awal bulan nanti.

Anda harus tetap berbahagia agar pekerjaan tak membebani keseharian Anda.

7. Singkirkan Gangguan

Terakhir, agar pekerjaan bisa selesai dengan lebih efektif, minimalisasi gangguan yang mungkin hadir saat sedang bekerja.

Misalnya, Anda mungkin membutuhkan sosmed untuk promosi barang atau jasa yang Anda jual. Pastikan sosmed tersebut digunakan sesuai dengan niat awal ya, yakni untuk promosi.

Jangan tergiur untuk berselancar lebih jauh di dunia maya karena Anda pasti akan tersesat. Jebakan hiburan di dunia maya bisa membuat Anda lupa waktu. Alhasil, bukannya menyelesaikan pekerjaan, Anda malah akan membuang-buang waktu dengan mengakses internet.

Kemampuan meminimalisasi gangguan pun penting dikuasai demi kesuksesan mencapai target penjualan.

Bisnis jaringan internet membutuhkan setidaknya tujuh hal yang sudah disebutkan di atas. Anda akan bisa membangun tim yang handal dengan memperhatikan hal-hal tersebut.

Ambil Peluang Direct Selling QNET

Ingin terjun di dunia direct selling yang menguntungkan? Anda mungkin perlu bergabung dengan QNET sebagai perwakilan independen. Anda bisa mengambil peluang untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.

Mengapa Anda perlu bergabung dengan QNET?

Sebagai perusahaan penjualan langsung, QNET menawarkan banyak sekali produk-produk eksklusif yang bisa Anda jual. Produk tersebut dikembangkan dan diproduksi oleh ahli-ahli di bidangnya dan telah memenuhi standar internasional.

Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi dengan kualitas produk yang akan Anda jual.

Selain itu, demi meningkatkan skill marketing para perwakilan independen, semua yang bergabung akan mendapatkan alat bantu bisnis, program pelatihan, dan materi pemasaran multibahasa. Anda akan dibantu dari 0 hingga menjadi seorang penjual yang handal.

Lalu, ada juga aplikasi berbasis seluler yang bisa digunakan untuk mengakses produk jualan.

Nantinya, Anda akan mendapatkan komisi serta insentif dari setiap produk yang berhasil Anda jual. Keuntungan bisa berlipat jika Anda bisa melakukan penjualan yang tinggi.

Sudah cukup tertarik untuk bergabung dengan QNET, pelajari lebih lanjut tentang kami di sini, ya. Kami siap membantu Anda untuk menjadi marketer yang sukses.

Langkah utama yang harus kamu lakukan dalam membangun bisnis adalah dengan terus belajar dan memperbaiki diri. Untuk Anda yang sudah mengikuti pembahasan hingga di sini, kami yakin Anda adalah pembelajar sejati yang siap untuk sukses.

Mari terus belajar. Kesuksesan Anda akan bisa Anda raih beberapa waktu lagi.

Sebelum membangun tim Anda sendiri, materi cara kerja network marketing penting sekali untuk Anda simak. Dengan memahami bahwa network marketing berbeda dengan MLM, Anda tidak akan ragu lagi untuk menjalankan bisnis Bersama dengan QNET. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga : 7 Strategi Bisnis untuk Memasarkan Produk di Era Digital