Tentang Bisnis Qnet, Bisnis Mlm Qnet, Perusahaan Qnet Di Indonesia, Penjualan Langsung Qnet, Produk Qnet

Pepatah lama mengatakan “tak kenal maka tak sayang”. Hal ini mungkin cocok jika diterapkan pada situasi QNET saat ini. Perusahaan ini dicap beberapa kalangan adalah sebuah modus penipuan konsumen. Padahal mereka yang mengatakan ini hanya belum paham saja tentang bisnis QNET. Jika ditelusuri lebih lanjut, QNET adalah sebuah bisnis yang sangat menjanjikan untuk menghasilkan uang.

Mengenal Bisnis QNET

Bisnis Qnet-3 Cara Kerja QNET : Beri Bukti, Bukan Janji-QNET Indonesia

QNET adalah sebuah bisnis yang dirintis oleh Vijay Eswaran dan Joseph Bismark. Telah berdiri sejak tahun 1998, tahun ini QNET sudah merayakan ulang tahunnya yang ke 21. Kalau begitu kenapa bisnis ini menjadi omongan publik?. Berawal dari oknum, bisnis ini menjadi tercemar. Padahal QNET telah mengurus ijin usaha di Indonesia. Legalitasnya juga dapat dipertanggung jawabkan. Bisnis ini merupakan bisnis penjualan langsung (direct selling). Barang yang dijual pun bermacam-macam. Contoh produk QNET meliputi paket liburan, perhiasan, jam tangan mewah, pendidikan, kesehatan, teknologi, atau paket perawatan tubuh.

Kenapa Harus Memilih QNET?

Seperti yang dijelaskan di atas, QNET adalah bisnis yang menjual secara langsung kepada konsumen. Metode ini memungkinkan perusahaan memangkas biaya distribusi dan mengalihkannya kepada anggota dalam bentuk pembagian keuntungan. Selain jalur distribusi yang dipangkas, QNET merupakan bisnis yang pemasarannya hanya lewat e-commerce dan hanya anggota QNET yang dapat aksesnya. Hasilnya bisnis ini lumayan aman untuk dilakukan.

1. Dukungan Penuh Tim Ahli

Para anggota yang bergabung dengan QNET tidak perlu resah dan kebingungan. Bisnis ini adalah sebuah bisnis yang cukup sederhana. Jika ada penjualan maka akan ada juga keuntungan. Namun ketakutan akan muncul sebelum melakukan. Ini merupakan salah satu fitrah sebagai manusia. Padahal QNET memberikan sebuah fasilitas untuk para anggotanya. Training pemasaran bersama Tim Ahli. Perusahaan QNET telah menggodok para ahli untuk membantu mensukseskan pemasaran produk dari QNET. Beberapa diambil dari anggota sendiri yang sukses berkembang bersama QNET.

Mereka akan memberikan motivasi di acara tahunan yang diselenggarakan perusahaan. Motivasi untuk berkembang adalah satu poin yang sangat dijaga agar bisnis ini masih dapat menghadapi tantangan panjang di depan. Selain dalam motivasi, QNET juga memberikan perhatian pada barang-barang yang diperjualbelikan. Tidak ada yang bisa keluar gudang sebelum mendapat persetujuan dari tim ahli masing-masing.

Perusahaan QNET merupakan perusahaan dengan produk yang anti-mainstream namun sangat berguna. Sebut saja salah satu produknya yang menggunakan buah merah Papua. Berkhasiat untuk mengurangi gejala dari berbagai penyakit. Buah ini bahkan belum banyak yang mengetahui, dan para ahli dari tim QNET menggunakan dalam produk yang mereka jual.

2. Agen Pemasaran yang Profesional

Ketika bergabung dengan QNET, training pemasaran adalah satu diantara agenda yang menjadi perhatian perusahaan. Bukan tanpa sebab perusahaan sangat getol untuk rutin melakukannya. Para agen pemasaran inilah ujung tombak dari perusahaan. Jika para anggota tergugah untuk melakukan pemasaran keuntungan akan menjadi milik dari kedua belah pihak. Perusahaan menganggap anggotanya adalah mitra berbisnis. Keuntungan akan diperoleh sesuai proporsi yang telah diperhitungkan. Anggota yang terdaftar sudah dipastikan mendapat banyak sekali keuntungan. Imbal hasil atas penjualan, rekan sejawat dan seperjuangan serta kemampuan untuk menjadi seller yang lebih baik.

3. Berintegritas

Perusahaan QNET Di Indonesia menjunjung tinggi integritas yang sudah disusun oleh perusahaan induknya. Mereka menerapkan hal ini secara kontinyu agar nilai-nilai perusahaan terserap juga ke dalam jiwa anggotanya. Kode etik dalam memasarkan produk perusahaan merupakan satu diantara sekian banyak nilai integritas yang tetap dijaga. Jika Anda bergabung dengan QNET jangan sampai kode etik terlupakan. Ini adalah satu kunci agar Anda dipercaya oleh konsumen dan sebagai pemicu untuk menjadi lebih baik dalam memasarkan. Selain kode etik, integritas yang akan selalu dipegang perusahaan adalah kejujuran. Jujur adalah salah satu sikap yang sangat diperlukan agar konsumen tidak kapok berbelanja. Konsumen adalah raja. Dia bisa menjadikan bisnis anda maju atau terhenti hanya lewat omongan.

4. Skema Pemasaran yang Sudah Teruji

Bisnis yang digeluti oleh Pak A adalah Direct Selling dari perusahaan QNET. Apakah anda mau mencoba? Lumayan lho keuntungannya besar sekali. Jika kenalan Anda mengajak dan menyebutkan Direct Selling sudah dipastikan Anda akan menolak untuk ikut. Padahal Anda belum mengetahui apa sebenarnya Direct Selling dan bagaimana dia bisa mendapatkan keuntungan. Stigma bahwa bisnis Direct Selling merupakan sebuah bisnis penipuan yang akan mendatangkan dosa sudah melekat erat di benak masyarakat. Padahal dari skema Bisnis Direct Selling QNET perusahaan ini masih menunjukkan taringnya bahkan hingga 22 tahun di dunia.

Perusahaan QNET secara tegas menganggap bahwa Direct Selling bukanlah suatu penipuan. Disini mereka memiliki barang yang dijual, dengan segmen dan inovasi pemasaran yang sudah di-upgrade sedemikian rupa. Hasilnya para anggota yang memasarkan barang dari perusahaan lincah dan lihai dalam menawarkan.

5. Taat Pada Hukum

Semua perusahaan yang berkedudukan di Indonesia baik perusahaan nasional ataupun multinasional harus memiliki izin. Jika tidak pemerintah akan menganggapnya illegal dan tuntutan hukum akan mengintai pengurusnya. Mengetahui hal tersebut sebagai bisnis yang sudah berkecimpung lama, QNET telah melaksanakan dengan baik. Bisnis yang dijalankan di Indonesia telah terdaftar resmi pada pemerintah dan telah mendapatkan surat ijinnya. Semua kegiatan perusahaan berlandaskan hukum. Perusahaan sangat menjunjung tinggi hal ini sesuai dengan integritas dan visi misi perusahaan. Beriringan dengan pemerintah, QNET berusaha untuk membangun ekonomi masyarakat melalui peluang bermitra dengan QNET.

3 Cara Kerja Bisnis QNET

8 Tips Melakukan Penjualan Langsung Dari QNET Agar Tidak Tertipu - Qnet

 

 

 

Atas metode penjualan langsung QNET, perusahaan mampu mensejahterakan anggotanya. Imbal hasil yang didapat dari bergabung di bisnis ini bahkan bisa diwariskan kepada anak atau keluarga yang ditunjuk. Sekali bergabung keuntungan sudah dipastikan akan diperoleh. Jika Anda ingin bergabung di QNET, yuk simak terlebih dahulu cara kerja dari QNET berikut ini:

1. Pembelian Produk dari Qnet

Pembelian produk dari QNET tidak bisa langsung dilakukan. Pembeli hanya bisa melakukan pembelian melalui anggota atau member yang mempunyai Tracking Center Owner atau TCO. Hak ini hanya diberikan kepada mereka yang tergabung dalam bisnis QNET dan mendapat fasilitas untuk memperjualbelikan produk QNET. Dalam kata lain TCO adalah Hak bisnis atas produk QNET. Skema pembelian produk untuk mendapatkan TCO dijabarkan pada tabel berikut:

NoProduk yang BeliBusiness Volume (BP)TCO yang diperoleh
1.

1

500

1

2

1

1000

2

3

1

1500

3

Pada tabel di atas disebutkan bahwa setiap 500 BV akan mendapatkan 1 TCO. Hak milik bisnis QNET ini akan memaksimalkan nilai imbal hasil dari keuntungan yang diperoleh. Setiap produk akan mendapatkan BV untuk seumur hidup. Asyiknya BV bisa diwariskan kepada keluarga sehingga tidak perlu lagi untuk mendaftar. Ahli waris dapat langsung meneruskan usaha dari orangtuanya.

2. Menawarkan Produk

Hal selanjutnya yang harus dilakukan anggota QNET adalah menawarkan produknya. Seperti yang disebutkan di awal bahwa kegiatan ini merupakan penjualan langsung Qnet dari produsen ke konsumen. Kegiatan ini akan memangkas sebagian besar biaya distribusi dan biaya promosi. Kedua biaya tersebut terkenal sangat memakan kas perusahaan. Hasilnya sebagai anggota kita mendapatkan untung yang berlipat. QNET menawarkan potongan harga untuk produk yang dibeli anggota.

Sedangkan anggota juga mematok laba sendiri atas produk yang dijual. Tentu saja kisaran persentase laba ini biasanya didasarkan pada harga normal barang. QNET akan memberikan nominal potongan yang lebih besar jika anggota memiliki banyak TCO. Disamping kepemilikan TCO yang sangat berpengaruh pada keuntungan, menawarkan produk dari QNET adalah kunci utama dari keberhasilan bisnis ini. Bukan malah mengompori calon anggota untuk menjual atau menggadaikan barang dan ikut berinvestasi dalam bisnis ini. No! Ini adalah kesalahan besar.

Dalam QNET, anggota harus berkomitmen bahwa ini adalah sebuah bisnis dan bukan investasi. Diperlukan usaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tawarkan produk yang dimiliki perusahaan. Percaya diri adalah kunci utama. Tanamkan dalam diri bahwa produk perusahaan adalah salah satu produk Grade A yang bisa menolong banyak orang.

Produk yang dijual dalam lingkaran bisnis QNET sudah terbukti ampuh dalam mengurangi berbagai macam keluhan misalnya alergi. Bahan yang digunakan juga tidak main-main. Buah merah asli Papua adalah salah satu ingredient unik yang mungkin baru satu-satunya menjadi bahan baku utama produk kesehatan. Pastikan anda menawarkan produk secara jujur dan beretika. Beberkan testimoni dari pengguna produk QNET yang Anda jual. Jangan sampai melakukan penipuan dan nama baik QNET menjadi tercemar.

3. Merekrut Anggota (Opsional)

Penjualan Langsung-Penjualan Online-5 Tips Dan Trik Untuk Penjualan Langsung Menurut QNET - Qnet Indonesia

Perekrutan anggota baru oleh anggota lama merupakan opsional. Namun tentu saja jika semakin banyak kawan yang bergabung maka akan semakin banyak pula keuntungan yang di dapat. Wah permainan uang kalau begitu? ,Salah. Dalam QNET tidak mengenal istilah tersebut. QNET hanya mengenal bahwa jika semakin banyak anggota yang tergabung maka imbal hasil atas keuntungan akan berlipat. Seiring dengan semakin banyaknya produk yang terjual di masyarakat.

Sistem kerja dari perekrutan membutuhkan minimal 500 BV. Setiap kelipatan 500 BV anggota lama berhak mengajak 1 (satu) orang anggota baru untuk bergabung. Jika misalnya Pak Anton memiliki 1500 BV maka Pak Anton berhak mengajak 3 orang lagi sebagai mitra QNET di bawah arahannya. Disinilah tantangan dimulai. Ketika Pak Anton memiliki 3 sub anggota maka pak Anton akan mendapatkan keuntungan yang berlipat. Maksudnya Pak Anton akan memperoleh potongan harga atas produk yang dijual oleh sub anggotanya. Ilustrasi dalam angka sebagai berikut:

  • Harga retail perusahaan: 50.000
  • Harga anggota 45.000
  • Penjualan kepada sub-anggota 55.000
  • Jumlah anggota 3 orang

Dalam kasus ini jika ketiganya melakukan pembelian, maka Pak Anton akan mendapat keuntungan dari perusahaan sebesar selisih penjualan retail dan selisih penjualan dari sub anggota. Jumlah tersebut sekitar 30.000. Bayangkan jika sub anggota dari pak Anton terus bertambah. Bukan tidak mungkin kalau penghasilan tiap bulan meningkat secara drastis.

Namun karena pola pikir masyarakat yang ingin hidup enak tanpa berusaha, QNET mendapat cap buruk. Pihak yang menyalahgunakan hanya berfokus pada menambah tanpa melakukan penawaran produk. Biasanya anggota baru yang terbujuk berkisar umur dua puluhan. Jika lewat jalur lurus, berbisnis dengan QNET akan mendatangkan keuntungan yang halal. Kita hanya mengambil keuntungan dari produk yang murah karena mengambil dari pabrik. Jadi tentang bisnis QNET, bukankah tidak seburuk itu?