Acuan dalam Memilih Oli Mobil

Oli merupakan cairan yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja mesin. Bahan pelumas ini diperlukan agar mesin berjalan mulus dan bebas gangguan. Sekaligus berfungsi sebagai pendingin dan penyekat.

Semua fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan. sebagai pelumas, oli akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal. Selain itu oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.

Banyaknya merk oli yang beredar di pasaran saat ini, tentunya akan membuat kita sedikit bingung ketika memilih. Semua produsen oli pasti mengatakan oli mereka yang paling bagus. Namun ada beberapa hal yang bisa dijadikan acuan antara lain:

1. Kenali karakter kendaraan
Parameter SAE (Society of Automotive Engineers) adalah salah satu parameter yang bisa dimanfaatkan dalam memilih oli mobil. Biasanya terdapat kode spesifikasi pada mesin mobil yang tertulis 5W-50, 15W-50, 15W-40, dan lain sebagainya.

Cara membaca kode spesifikasi seperti di atas adalah sebagai berikut, huruf ‘W’ di belakang angka adalah singkatan dari Winter. Contoh, SAE 15W-50, kode tersebut menunjukkan bahwa oli tersebut memiliki kekentalan SAE 15 pada kondisi suhu dingin dan memiliki kekentalan SAE 50 pada kondisi suhu yang panas. Dengan begini maka oli akan memberi perlindungan optimal meski mesin dinyalakan dalam kondisi yang sangat ekstrim sekalipun.

2. Oli bersertifikat
Oli yang baik mesti bersertifikat sebab oli tersebut telah melewati pengujian tertentu. Beberapa lembaga yang mengeluarkan sertifikasi antara lain, API, ACEA, ILSAC, dan JASO. Dengan memilih oli yang telah tersertifikasi maka oli tersebut telah terjamin standar dan kualitasnya.

3. Lihat buku panduan
Umumnya produsen mobil menyertakan spesifikasi mesin dan jenis oli yang dibutuhkan. Informasi ini bisa ditemui di buku panduan pemilik.

4. Tingkat kekentalan
Walau memiliki fungsi yang sama, namun oli tidak dapat melindungi mesin secara maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter mobil Anda. Biasanya perbedaan tersebut dapat dilihat dari kekentalan cairan oli. Tingkat kekentalan alias viscosity-grade ini ditunjukkan dengan nomor Society of Automotive Engineer (SAE).

Semakin besar angka yang berada di belakang kode SAE, maka itu menunjukkan konsentrasi cairan yang lebih kental. Sebagai contoh, oli dengan kode SAE 15W-40. Kode tersebut menunjukkan bahwa kekentalan pada kondisi winter (WAE) adalah 15 sementara saat panas 40.

5. Periksa kondisi oli
Setelah memilih oli yang tepat untuk mobil, jangan lupa untuk memeriksa kondisi dan volume nya secara rutin. Oli yang dipakai terus-menerus dalam waktu lama akan berkurang kemampuannya. Ini akan berpengaruh pada performa mesin dan daya tahan mobil.

Aditif Revolusioner

Apapun merek oli yang dipakai, pastikan kamu menambahkan Titanmetal untuk performa mesin lebih tangguh. Titanmetal merupakan minyak aditif revolusioner yang menyatu dengan pelumas untuk menembus ke pori terkecil di mesin Anda.

Cairan ini bekerja sebagai perisai gesekan rendah yang menahan bobot hingga 5 kali lebih banyak daripada pelumas performa tinggi lainnya. Segera kunjungi eStore!

Simak video cara kerja Titanmetal berikut ini:

Berbagai sumber

Tambahkan Komentar

Dapatkan update terkini
QBuzz Indonesia di inbox anda

Berlangganan ke milis kami.

Terima kasih untuk berlangganan

Sesuatu telah salah